Lomba Ranking 1 Sains, "Tetap Semangat Walau Asap Tebal"

Pekanbaru - Pagelaran akbar MIPA EXPO VIII terus berlanjut hingga hari ke 4. Antusias peserta semakin menggebu untuk mengikuti setiap perlombaan yang disajikan oleh panitia pelaksana. Rangking 1 Sains satu salah satunya, masih tetap berlangsung ditengah kepungan asap kota ini. Rangking 1 Sains merupakan ajang perlombaan yang berfokus pada ilmu pengetahuan. Kamis (13/3) di halaman depan gedung Dekanat FMIPA Universitas Riau perlombaan ini berlangsung dengan jumlah peserta 105 orang dari kalangan siswa dan mahasiswa.

Rangking 1 sains ini terdiri dari 6 babak, yakni babak perkuliahan, babak kuis, babak Ujian Tengah Semester (UTS), babak ujian praktek, babak Ujian Akhir Sekolah (UAS), dan babak kompre. Hanya 1 orang yang berhak meraih gelar Rangking 1 Sains dan dapat melaju ke babak kompre. Babak perkuliahan berjalan dengan cukup lancar, peserta memiliki pengetahuan yang cukup luas sehingga bisa melewati babak ini. Namun hal yang berbeda terjadi pada Afriansyah Ketua Umum Himpunan Mahasiswa Kimia (HIMAKI) FMIPA Universitas Riau. Pada babak ini sang pimpinan Kimia harus rela untuk meninggalkan perlombaan. Pertanyaan benar atau salah matahari tenggelam disebah Timur merupakan pertanyaan yang menjatuhkan pertahanannya. “Saya tahu jawabannya, tapi terjadi kesalahan teknis ketika saya menunjukkan jawaban” kata Afri disela-sela perlombaan.


Afri juga mengatakan kekecewaannya terhadap pelaksanaan perlombaan ini. “seharusnya acara ini berlangsung di gedung perkuliahan saja, jangan outdoor begini. Kita harus memikirkan kesehatan peserta akibat kabut asap ini”.


Gubernur  Mahasiswa FMIPA UR Dwi Adhari Nugraha menanggapi rasa kekecewaan tersebut. “Kami tidak hanya mengkhawatirkan kesehatan peserta, tapi kami juga memikirkan kesehatan panitia dan warga MIPA yang telah mempersiapkan rangkaian acara ini dengan sebaik mungkin sebelum opening ceremony dilaksanakan. Pelaksanaan Rangking 1 Sains di halaman Dekanat sudah kami sosialisasikan dan pastikan tidak ada peserta yang merasa keberatan. Justru semangat pesertalah yang membuat panitia semakin bersemangat untuk tetap melangsungkan lomba ini”. Ujuarnya panjang lebar setelah perlombaan selesai.

Babak demi babak terlewati, peserta semakin banyak yang berguguran dari perlombaan ini. Hingga memasuki babak Ujian Akhir Semester (UAS) hanya tersisa 2 orang peserta yakni siswa dan mahasiswa. Penonton semakin bersemangat melihat persaingan yang sengit antara kedua peserta. Pertanyaan demi pertanyaan terus dilontarkan, hingga akhirnya siswa dari SMAN 8 Pekanbaru harus menghentikan langkahnya. “Tidak ada motivasi sih, tapi saya ikut karena hoki saja”.

Jawab Jose Prima Siswa kelas X SMAN 8 Pekanbaru ketika ditanyakan mengapa mengikuti lomba ini. Jose berkata rasa gugup yang membuatnya bingung saat menjawab pertanyaan. Tersisa 1 peserta yang melaju ke babak kompre dan berhak menyandang Rangking 1 Sains yaitu mahasiswa jurusan Kimia FMIPA Universitas Riau. Filo Ardiansyah mahasiswa semester 2 ini tidak menyangka bisa sampai ke babak kompre.



Sayangnya soal-soal babak kompre tidak ada yang bisa di jawab, sehingga Filo tidak mendapatkan bonus hadiah. “Sebenarnya pertanyaannya mudah, tapi karena kurang baca jadi ga bisa jawab”.  Ujar Filo sesaat setelah perlombaan selesai.

(Nelvi Damayanti / Hendra SID / Panpel Mipa Expo VIII).
Copyright © 2017