Opening Ceremony MIPA EXPO VIII

Opening Ceremony
MIPA EXPO VIII Tahun 2014
“Green Harmony of Science”


Agenda besar setiap tahunnya di FMIPA Universitas Riau kembali digelar, apa lagi kalau bukan MIPA EXPO. Tahun ini merupakan tahun kedelapan MIPA EXPO digelar. Bertajuk Green Harmony of Science, panitia pelaksana ingin mengedapankan konsep sains ramah lingkungan. Tak tanggung-tanggung, semua jenis lomba hingga bahan-bahan yang digunakan dalam kegiatan ini mengacu pada konsep lingkungan yang harmonis dengan segala keramahannya. Ruang lingkup kegiatan pun diperluas hingga se regional X Sumatera.

Panitia pelaksana yang terdiri dari pengurus Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) bekerja sama dengan lembaga-lembaga se lingkungan FMIPA Universitas Riau mencoba memberikan warna baru pada pergelaran akbar tahunan ini. Meskipun berlangsung dalam suasana lingkungan yang kurang baik, akibat adanya bencana kabut asap, MIPA EXPO VIII Se Regional X Tahun 2014 sukses dibuka langsung oleh Kepala Dinas Pendidikan Kota Pekanbaru, Prof DR Zulfadil SE DEA, pada Senin (10/03) di Auditorium FMIPA Universitas Riau.
 
Selain bekerja sama dengan lembaga se-lingkungan FMIPA Universitas Riau, kegiatan ini juga didukung oleh jurusan-jurusan yang ada di FMIPA Universitas Riau. Hal ini terealisasi dengan adanya stand-stand yang diisi oleh jurusan se FMIPA Universitas Riau.

Kegiatan MIPA EXPO VIII Tahun 2014 ini berlangsung selama satu minggu sejak tanggal 10 hingga 15 Maret 2014. Kegiatan ini diisi dengan berbagai perlombaan dan seminar nasional. Perlombaan dibagi menjadi dua kategori, yakni akademik dan seni. MIPA EXPO sendiri tak lepas dari pelaksanaan Olimpiade Sains dari berbagai disiplin ilmu di Fakultas MIPA. Olimpiade Sains Siswa diikuti oleh siswa SMA/sederajat se Provinsi Riau dan Olimpiade Sains Mahasiswa diikuti oleh mahasiswa se Pekanbaru. Peserta olimpiade sains tahun ini mencapai 1688 orang, yang dibagi dalam 8 (delapan) bidang olimpiade yakni, Gebyar Matematika (GM), Spektra Fisika (SF) yang terdiri dari olimpiade fisika; astronomi; dan geologi, Chemical Olimpiade (CO), Biologi Act Science (BAS), Information Technology Competition (ITC), dan Islamic Science Olimpiade (ISO).

Adapun bidang akademik, selain Olimpiade Sains, terdiri dari Pesona Sains, Kontes Teknologi Tepat Guna (KTTG), Lomba Karya Tulis Ilmiah (LKTI), dan Ranking 1 Sains. Sedangkan bidang seni meliputi lomba Mading 3D, Lomba Akustik, Stand Up Comedy, Lomba Tari Daerah, dan Lomba Masak Daerah. 

Antusiasme peserta terhadap kegiatan ini sangat besar. Hal ini menandakan bahwa kegiatan tahunan ini memberikan dampak positif baik terhadap peningkatan akademik maupun kemampuan dalam menjawab persoalan di dunia pendidikan. Peserta diajak untuk dapat mencerna pesan-pesan moral yang ingin disampaikan melalui tema yang diangkat. Diharapakan dengan berlangsungnya olimpiade, yang merupakan salah satu cabang utama, akan muncul bibit-bibit unggul dari setiap daerah sehingga mampu berkompetisi diajang yang lebih tinggi. Peserta juga diharapakan akan mejadi siswa yang cerdas, mampu berpikir secara ilmiah, dan berwawasan luas. Selain itu, dengan adanya jenis lomba dibidang seni, peserta dapat mengeksplorasi diri dan mengembangkan kemampuan seninya.
Copyright © 2017